ARTIKEL

Perkembangan industri konstruksi di Indonesia berkembang cukup pesat pada beberapa dekade terakhir. Perkembangan ini juga dibarengi dengan meningkatnya atau berkembangnya beberapa profesi di bidang tersebut. Salah satu bidang yang tumbuh bersamaan dengan berkembangnya dunia konstruksi tersebut adalah Quantity Surveyor atau Quantity Surveying (QS), sebagai disiplin ilmu. Bidang ini memang cukup baru di Indonesia, dibandingkan dengan bidang lain seperti Arsitek, Insinyur Teknis dan lain-lain.

Namun, dalam dua dekade terakhir ini bidang QS cukup berperan dalam dunia konstruksi di Indonesia dan cukup memberikan manfaat baik bagi Pengembang, Konsultan, Kontraktor maupun para Pemasok. Mengingat akan hal ini dan makin banyaknya personil yang melakukan praktek QS, maka kami, praktisi QS di Indonesia dan di Jakarta khususnya, bersepakat untuk membuat organisasi bagi para praktisi QS di Indonesia.

Pada tanggal 24 Maret 2006 kami mendeklarasikan berdirinya IQSI dan pada tanggal 19 Mei 2006 di hadapan Notaris  Karlita Rubianti, SH. Kami menanda tangani akte pendirian Ikatan Quantity Surveyor Indonesia (IQSI).

IQSI kami bentuk dengan maksud sebagai organisasi profesi bagi para Quantity Surveyor atau praktisi Quantity Surveyor di Indonesia baik yang bergerak di bidang konsultasi, pengembang, kontraktor, pendidikan ataupun bidang lain dalam industri konstruksi pada proyek pemerintah maupun swasta. Adapun untuk susunan kepengurusan IQSI periode tahun 2006 – 2009 seperti terlampir.

Sebagai suatu organisasi profesi yang baru kami berkeinginan untuk menghimpun seluruh Quantity Surveyor dan para praktisi Quantity Surveyor di Indonesia untuk ikut bergabung dalam organisasi ini. Kami mencoba untuk menyatukan para QS dalam wadah organisasi ini dan merumuskan fungsi QS dalam industri konstruksi di Indonesia yang pada akhirnya, kami harapkan, akan memberikan sumbangan positif bagi kemajuan industri di Indonesia. Adalah menjadi cita-cita kami untuk dapat memberikan persepsi yang komprehensif akan fungsi dan tugas QS bagi masyarakat ataupun industri konstruksi di Indonesia umumnya. Mengenai rencana kerja kami dapat dilihat di lampiran.

Kami sangat mengharapkan partisipasi dari Bapak/Ibu pimpinan perusahaan/organisasi profesi/institusi pendidikan untuk dapat memberitahukan kepada para karyawan atau anggotanya akan keberadaan kami. Secara umum kami akan sangat senang dan menerima jika ada karyawan atau anggota Bapak/Ibu yang berkeinginan untuk menjadi anggota organisasi kami ataupun ingin lebih mengetahui mengenai organisasi kami ataupun mengenai profesi QS. Kamipun tidak akan segan bila Bapak/Ibu memerlukan informasi mengenai profesi QS ataupun Quantity Surveying, sebagai satu disiplin ilmu, untuk menjelasakannya baik secara umum maupun secara yang lebih komprehensif.

Besar harapan kami jika Bapak/Ibu dapat memberikan data karyawan ataupun anggotanya yang bertugas sebagai QS ataupun menjalankan fungsi QS dalam tugas kesehariannya agar kami dapat membuat data yang akurat dari para praktisi QS di Indonesia. Kami juga mengharapkan dengan terbentuknya organisasi profesi QS ini kami dapat bekerja sama dan berinteraksi dengan Bapak/Ibu pimpinan perusahaan/organisai profesi dengan baik dan dapat memberikan bantuan, sesuai fungsinya dan secara proporsional, demi kemajuan industri konstruksi di Indonesia.

Demikianlah surat pemberitahuan ataupun perkenalan kami ini yang mudah-mudahan akan menjadi titik awal dari satu kerja sama yang positif di masa mendatang. Jika kiranya ada hal-hal yang kurang jelas ataupun ada informasi lain yang Bapak/Ibu butuhkan mohon kiranya kami dihubungi.

Terima kasih atas segala perhatian dan kerjasamanya.

Hormat Kami,
Ikatan Quantity Surveyor Indonesia

Jakarta  10 November 2006

 

Angky Dharma Angkasa                                                      Amanda Djojosubroto.
Ketua                                                                                     Sekretaris