PAQS Congress 2018

PAQS Congress 2018 diadakan di ICC (International Convention Centre) Sydney, Australia dari tanggal 18 sd 20 November 2018. Namun konferensi acaranya dimulai dengan Committee Meeting pada tanggal 16 November 2018 dan PAQS Board Meeting pada tanggal 17 November 2018.

Dari Indonesia ada 5 peserta delegasi yang hadir tahun ini dimana 1 diantaranya mewakili YQS – Young Quantity Surveyors.

Tahun ini ICEC (International Cost Engineering Council) World Congress ke 11 juga diadakan bersamaan dengan PAQS Congress. ICEC adalah asosiasi dari Cost Engineer, Quantity Surveyor dan Project Manager sedunia yang mempunyai kantor/perwakilan di lebih dari 40 negara dimana angotanya tersebar di lebih dari 120 negara. IQSI telah diterima menjadi Associate Member oleh ICEC pada konferensi tersebut.

Selain menghadiri Konferensi, Ketua IQSI – Billy Lie juga melakukan kunjungan ke almamaternya University of NSW dan memperkenalkan IQSI kepada Dekannya.

Committee Meeting

Ada 4 committee yaitu BIM, Education, Research, dan Sustainability.

BIM Committee – dihadiri Billy Lie

Jumat, 16 November 2018 – 2pm

BIM committee meeting merupakan committee meeting yang paling popular dimana dihadiri oleh 20 peserta dari 10 negara. Ini merupakan meeting ke 5 kalinya. Susunan Committee adalah sebagai berikut :

Ketua               :  Sr Sunny SL Choi dari HKIS

Wakil Ketua     :  Sr Andrew Brady dari AIQS

Sekretaris        :  Sr Sharifah Norani Noreen dari RISM

Masing-masing Negara memaparkan perkembangan implementasi BIM saat ini di negaranya. AIQS dan NZIQS bersama-sama telah menerbitkan Australia and New Zealand BIM Best Practice Guide. SISV, Singapore, telah menerbitkan QS BAR (BIM Attribte Requirements) untuk perencana dalam membuat model designnya sehingga bisa digunakan secara akurat untuk penggunaan quantity-nya.  RISM, Malaysia, sedang menyusun SMM baru yang memuat parameter untuk BIM modeling. HKIS, Hong Kong, juga sedang menyusun HKSMM5 yang lebih sederhana yang mencakup penggunaan teknologi BIM.

BIM Committee PAQS telah membentuk group WA dan sharing platform untuk pertukaran informasi dan diskusi. AIQS dan NZIQS BIM Practice Guide dan SISV QS BAR terlampir sebagai Appendix.  

Education Committee – dihadiri Yanti Kasir

Jumat, 16 November 2018 – 2pm

Agenda :

  1. Chairman’s Opening Remark
  2. Attendance and Apologies
  3. Confirmation of Minutes of The Meeting held on 22 July 2017
  4. Matters Arising from Minutes of The Meeting held on 22 July 2017
  5. PAQS Accreditation Visits and Reports
  6. PAQS Initiatives in Philipines & indonesia
  7. International QS Academic Forum (IQSAF)
  8. Others

Indonesia tidak menghadiri rapat Education Committee pada PAQS tahun 2017, sehingga kita hanya mendengarkan pada agenda 1 sd 4. Di sini juga setiap negara peserta melaporkan perkembangan dan topik terkini seputar pendidikan QS di negara masing-masing.

Untuk Agenda ke 5, panelis khusus melaporkan hasil kunjungan proses akreditasi di universitas-universitas berikut :

  • Hongkong University
  • Taylor’s University Malaysia
  • University College of Technilogy Serawak Malaysia
  • University of Reading Malaysia

Terlampir :

  • PAQS Accreditation Manual  FINAL Ed  2 Rev 1 Sep 09 (3).pdf
  • PAQS ACCREDITATION PROCEDURES Sept   2009 _2_ r3 2 fv.pdf

Untuk Agenda ke 6, dari Philipines dan Indonesia melaporkan perkembangan QS di negara nya.

Untuk Indonesia kami melaporkan hal berikut :

  • Sampai saat ini anggota IQSI adalah 460 orang, Dan target IQSI tahun depan adalah jumlah anggota 700 orang.
  • Mempromosikan IQSI kepada pemerintah. Pemerintah telah memberikan tanggapan yang positif , diskusi dan perbincangan juga telah dilakukan. namun hingga saat ini belum ada kelanjutan mengenai hal ini.
  • Pada bulan September 2015 IQSI telah mengeluarkan SMPI. Pelatihan dan diskusi akan terus dilanjutkan hingga tahun depan.
  • Anggota PAQS telah mengunjungi Universitas Pancasila untuk melihat ada nya potensi memasukkan quantity surveying sebagai salah satu mata kuliah atau jurusan. Belum ada kelanjutan dari Universitas Pancasila mengenai kunjungan ini.
  • Universitas Bung Hatta saat ini tengah dalam proses pengembangan program Diploma QS dan pembentukan program S1 Sarjana QS.
  • Meminta kepada negara anggota PAQS untuk dukungan dan kontribusi nya dalam dalam pengembangan dan pembangunan profesi dan pendidikan QS di Indonesia.

Dari PAQS :

  • Dari team Akreditasi dan Komite pendidikan PAQS menyatakan dukungan dan akan meningkatkan kontribusi nya dalam pengembangan dan pembangunan profesi dan pendidikan QS di Indonesia dan Philipina. Diharapkan profesi dan pendidikan QS di Indonesia terus berkembang dan bisa mengikuti negara-negara PAQS lainnya.
  • Dana AUD 10,000 telah diajukan ke dewan PAQS untuk membiayai perjalanan dan akomodasi team Akreditasi dan Komite pendidikan PAQS ke Indonesia dan Philipina, supaya dapat berhubungan langsung dengan instansi terkait mengenai profesi dan pendidikan QS di Indonesia.

International QS Academic Forum (IQSAF)

Malaysia merencanakan akan diadakan International QS Academic Forum (IQSAF) khusus untuk para pendidik di bidang QS dari seluruh negara peserta PAQS. Forum akan diadakan bersamaan dengan acara PAQS tahun 2019 di Serawak, Malaysia. Forum ini akan menyelenggarakan diskusi, sharing masalah dan penyelesaiannya dan promosi dari masing-masing universitas negara peserta.

Sustainability Committee – Clara Andjarwati dan Evrida Kusumawati

Jumat, 16 November 2018 – 2pm

Pada meeting komite Sustainability, agenda pertama adalah melaporkan hasil research yang sudah dilakukan oleh satu badan research di Hongkong. tentang Green Building di beberapa negara. Laporan dari research tersebut bisa dilihat di website PAQS.  https://www.hkis.org.hk/ufiles/gb_report201811eng.PDF

Agenda berikutnya adalah membacakan minutes of meeting tahun 2017 dan mengingatkan negara yang belum menyampaikan laporannya sesuai hasil MoM tahun 2017. Laporan yang sudah disampaikan akan diupload ke website PAQS.

Setelah itu masing-masing negara diminta untuk menyampaikan sejauh mana green building diterapkan, apakah ada peraturan khusus atau ada apresiasi dari pemerintah di negaranya jika suatu bangunan menerapkan green building. Di beberapa negara ada yang apresiasinya berupa pengurangan pajak, ada yang penambahan KLB, ada juga yang mendapatkan point untuk kemudahan perijinan berikutnya.

Untuk memudahkan pertukaran informasi mengenai sustainability, maka pada hari itu kami buat WA Group untuk komite Sustainability ini, anggotanya 13 orang.

Rencana untuk tahun depan, dari komite sustainability akan mempresentasikan salah satu proyek green building (apa keuntungannya dan berapa cost yang harus ditambahkan), proyek tersebut akan akan dipilih bersama dari beberapa usulan anggotanya.

Opera House Sydney

PAQS Board Meeting

Sabtu, 17 November 2018

PAQS Board Meeting diadakan pada hari Sabtu tanggal 17 November 2018 dihadiri 14 anggota dan 1 anggota negara observer. Perubahan anggaran dasar merupakan hal utama yang ditentukan dalam board meeting ini dimana pencakupan wilayah Western Pacific saja dirubah menjadi Pacific dimana termasuk bagian timur samudera Pacific.

Melalui voting Board Member ASAQS – Association of South Africa Quantity Surveyors akhirnya  diangkat menjadi Associate Member setelah lebih dari 10 tahun selalu partisipasi menghadiri konferensi PAQS.

Konferensi PAQS berikutnya akan diadakan di Kuching, Serawak, Malaysia, pada tanggal 25 sd 27 Agustus 2019 dan diawali dengan YQS dan Committee Meeting mulai tanggal 23 Agustus 2019. IQSI diharapkan menjadi supporter yang akan membawa team delegasi yang banyak untuk dapat berpartisipasi. Silahkan hubungi Sekretariat IQSI dan mendaftar bagi yang berminat ikut berpartisipasi.

Board Meeting telah menyetujui  PAQS Congress tahun 2020 akan diadakan di Singapore, tahun 2021 diadakan di Philippine dan tahun 2022 akan diadakan di Indonesia. IQSI  sudah harus mulai mempersiapkan diri untuk acara ini.

MoU antara IQSI dan AIQS telah ditandatangani pada kesempatan ini dan diharapkan akan ada kerjasama yang lebih erat diantara kedua institusi. AIQS menawarkan banyak on-line courses (www.aiqsacademy.com/aiqs/welcome) yang bisa diikuti oleh anggota IQSI serta masyarakat konstruksi Indonesia.

PAQS Board Member

MoU Signing IQSI – AIQS

PAQS Congress

Minggu, 18 November 2018

Hari ketiga adalah awal dari kongres PAQS dan ICEC yang terbuka untuk umum, tidak hanya untuk anggota PAQS. Tema kongres PAQS dan ICEC adalah “Grassroots to Concrete Jungle; Dynamic in the Built Environment”. Menurut data registrasi, jumlah peserta yang menghadiri kongres mencapai 400 orang dari 28 negara. Yang paling menarik dari kongres kali ini adalah delegasi dari Republik Tiongkok yang mengirim 150 delegasi untuk menghadiri kongres, kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa. Mereka sangat antusias untuk belajar dan mengamati perkembangan Industri Konstruksi di seluruh dunia termasuk Asia Pasifik sebagai studi banding antara negara mereka dan negara lainnya.

Topik utama dalam kongres kali  adalah BIM karena tidak dapat dihindari bahwa kita harus mengikuti perkembangan teknologi terbaru jika kita tidak ingin ketinggalan. Di dunia konstruksi teknologi dapat mengubah pola berpikir, cara kerja dan dapat membantu mengurangi kesalahan manusia sehingga akan menghasilkan kinerja yang lebih efisien.

Pada awal kongres ini terbagi menjadi 2 sesi dan setiap sesi memiliki 3 topik pembahasan, pada sesi Pertama topik-topik tersebut adalah Project Management, Sustainability dan BIM.

Pada kesempatan ini, kami memilih topik Project Management untuk mendapatkan  pengetahuan yang lebih tentang mengelola proyek dengan baik dari tahapan desain hingga konstruksi.

Adapun subtopik-subtopik dari Project Management adalah sebagai berikut;

  1. Coaching the team Toward High Performance; Facilitation for Infrastructure delivery
    (oleh Dr. Dominic Ahiaga-dagbui, Deakin University)
  2. Measuring End User Delight; Is success in Project Design and Delivery enough?
    (oleh Muath Abu Arqoub, Bond University)
  3. The implementation of incentive schemes in Construction Contracting
    (oleh Liuying Zhu, City University of Hongkong)

Pada sesi kedua, terdapat 3 topik pembahasan yakni: Risk Management, Cost Management dan BIM.

Pada kesempatan ini, kami memilih topik BIM karena mengikuti perkembangan dimana saat ini BIM memainkan peran penting dalam industri konstruksi.

  1. BIM and the role of the Quantity Surveyor

(oleh Andre Brady, GRC Quantity Surveyor)

  • The Possible Effect of Digital in Construction to the Cost Engineering  and Quantity Surveying Profession

(oleh Seah Eugene, Surbana Jurong Construction Pte Ltd)

  • The Rise of BIM and Next Chapter for Quantity Surveyor

(oleh Sharon Yap, Altus Group)

Senin, 19 November 2018

Pada hari keempat, terdiri dari 3 sesi dan setiap sesi memiliki 4 topik pembahasan. Topik-topik pembahasan di sesi pertama yaitu: New Direction for QS / CE, Cost Management, Innovation in Construction dan BIM.

Pada kesempatan ini, kami memilih kombinasi dari masing-masing topik pembahasan di atas, yang topik-topiknya adalah sebagai berikut:-

  1. Importance of Quantity Surveyors and reporting to Financial Instruction

(oleh Peter Clark, Ralph Beattie Bosworth)

  • Life – Cyle costing: Insight, Oversight and Foresight

(oleh DR Olubukola Tokede, Deakin University)

  • Toward A New Era of Module building: A Critical Review of Fabricated Pre-finished Volumetric Construction (PPVC)

(oleh Linda Trivendale, Deakin University)

Terdapat 4 topik pembahasan di sesi kedua, yaitu Infrastructures, International Law and Standard, Cost Sustainability dan BIM. Pada sesi kedua ini kami memilih untuk menghadiri topik Cost Sustainability dan BIM.

Adapun topik-topiknya adalah sebagai berikut:-

  1. The impact of BIM on Quantity Surveying’ role – The Contractor Perspective

(oleh Aravinda Adhikari, City University of Hongkong)

  • Life-Cycle Cost Optimisation Models for Green Building ; A Literature Review

(oleh Charith Kaushalya Fernando, Napier & Blakely)

  • Block chain for Construction Supply Chain literature synthesis

(oleh Navodana Rodrigo, Western Sydney University)

Selasa, 20 November 2018

Pada hari kelima, hanya terdiri dari satu sesi yang terdiri dari topik-topik pembahasansebagi berikut  Project Management, Cost Management dan BIM. Sesi terakhir merupakan upacara penutupan.

Pada kesempatan kali ini, kami sekali lagi memilih topik BIM dikarenakan masih menjadi topik hangat pada kongres tahun ini.

Adapun topic-topiknya adalah sebagai berikut;

  1. BIM and Architect’s job in Japanese Building Project

(oleh Dr. Takashi Kaneta, Kyoto University)

  • Adopting Technology for Better Cost Advice

(oleh Silas Loh, RLB Singapore)

  • BIM Roundup and way forward – Where to from here (Diskusi Panel oleh beberapa panelis selama Kongres ini)

Dalam sesi terakhir yang merupakan topik umum terdiri dari diskusi panel terkait dengan Peningkatan Manfaat Pasar melalui ICMS dan presentasi dari seorang motivator (Andrew Lock), yang menceritakan pengalamannya menaiki keempat belas puncak 8000 meter di dunia, termasuk Gunung Everest.

Terakhir, upacara penutupan yang dihadiri oleh semua peserta kongres dan anggota PAQS dan ICEC serta pengumuman dan PAQS 2019 di Kuching, Malaysia, dan konferensi ICEC 2020 di Ghana.

Penyerahan Sertifikat Keanggotaan ICEC  oleh Dr Alexia Nalewaik

Penyerahan plakat IQSI kepada Prof Helen Lochhead Dekan UNSW

Clara Andjarwati, Yanti Kasir dan Evrida Kusumawati